Bank Indonesia Rumuskan Pembuatan Uang Digital

0
19

Kanalbanten.id/news – Bank Indonesia merumuskan pembuatan mata uang digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC). Dilakukan jika kedepan dibutuhkan. Ini mengingat kondisi ekonomi dan konteks digitalisasi yang sedang didorong Bank Indonesia.

Lewat akun resmi @bank_indonesia, dijelaskan uang digital merupakan sebuah representasi uang digital yang menjadi kedaulatan negara atau sovereign currency yang diterbitkan bank sentral. Ini juga menjadi bagian dari kewajiban moneternya.

Central Bank Digital Currency – Digital Rupiah berbentuk uang digital yang diterbitkan dan dikendalikan oleh Bank Sentral. Pasokannya bisa ditambah atau dikurangi oleh Bank Sentral untuk mencapai tujuan ekonomi.

Bank Indonesia sendiri telah melakukan kajian atau asesmen central untuk uang digital untuk melihat potensi dan manfaat uang digital, meliputi desain, teknologi, serta mitigasi resikonya. Bank Indonesia juga berkoordinasi dengan bank sentral lain, termasuk lewat forum international guna pendalaman penertiban mata uang digital.

Sementara rencana penerbitan uang digital ini dilandasi oleh tiga pertimbangan yakni sebagai alat instrumen pembayaran yang sah di NKRI. Kedua, mendukung pelaksanaan Kebijakan Moneter, Makroprudensial, dan Sistem Pembayaran. Ketiga menghadirkan pilihan instrumen pembayaran berbasis teknologi.

Kedepan, uang digital ini juga akan dibentengi dengan firewall untuk menghindari serangan siber baik yang bersifat preventif maupun juga resolution. Nantinya desain dan sistem keamanan harus disiapkan betul sebelum akhirnya Rupiah digital bisa digunakan masyarakat.

Sementara perbedaan uang digital dengan uang elektronik adalah uang digital merupakan uang diterbitkan bank sentral sehingga merupakan kewajiban bank sentral terhadap pemegangnya.

Sedangkan, uang elektronik adalah instrumen pembayaran yang diterbitkan pihak swasta atau industri. Untuk kewajibannya diserahkan ke penerbit uang elektronik tersebut terhadap pemegangnya. (*)